Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Jumlah Pengunjung :
19,179,772
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


Menyerap Aspirasi, Keinginan dan Harapan Pengguna Layanan

Hasil survey tingkat kepuasan satker terhadap layanan perbendaharaan tahun 2010
Setiap institusi publik yang memiliki tugas utama memberikan pelayanan, sudah seharusnya melakukan evaluasi secara berkala dengan tujuan untuk terus meningkatkan kualitas layanannya. Salah satu sarana yang lazim digunakan diantaranya melalui survey kepuasan terhadap pengguna jasa. Harapannya, didapatkan penilaian yang objektif dari para pengguna jasa sebagai ’cermin’ bagi organisasi untuk mengevaluasi kinerja yang telah dilakukannya.

Hal inilah yang disadari secara kolektif oleh internal Ditjen Perbendaharaan. Sebagai unit yang memberikan layanan bidang perbendaharaan, Ditjen Perbendaharaan merasa perlu menyerap aspirasi, keinginan dan harapan pengguna jasa, dalam hal ini Kementerian/Lembaga sebagai satuan kerja. Tujuan yang ingin dicapai tidak lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang diberikan

Survey tingkat kepuasan satker terhadap layanan perbendaharaan dilaksanakan pada bulan Juni 2010 dengan mengambil sampel 16 Kanwil Ditjen Perbendaharaan, khususnya Kanwil yang telah di launching menerapkan layanan unggulan pada 6 Mei 2010 yang lalu. Survey yang mengambil sample 20 satker unit vertikal sebagai responden ini, dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara door to door. Hal ini dilakukan agar responden dapat mengisi kuesioner dengan nyaman dan bebas dari tekanan.

Pada intinya, survey ini dilaksanakan untuk menilai persepsi mitra kerja (Kementerian/Lembaga dan satuan kerja) terhadap layanan Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang meliputi pelaksanaan penyaluran dana, penelahaan, pengesahan, dan revisi DIPA, dispensasi UP/TUP, serta pelaksanaan rekonsiliasi. Maklumlah, keempat hal tersebut menjadi layanan prima yang digadang oleh Ditjen Perbendaharaan sebagai bentuk nyata reformasi birokrasi di lingkup Kementerian Keuangan.

Berdasarkan hasil survey yang telah dilaksanakan tersebut, diperoleh rata-rata nilai indeks sebesar 3,02 (puas) yang berarti melebihi target semester I tahun 2010 yang ditetapkan sebesar 3,00 (puas). Untuk diketahui juga bahwa survey ini merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) yang dikontrakkinerjakan antara Direktur Jenderal Perbendaharaan dengan Menteri Keuangan pada tanggal 9 Februari yang lalu. Sehingga, hasil survey ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi kinerja di internal Ditjen Perbendaharaan bersama Menteri Keuangan yang rencananya akan dihelat akhir Juli ini.

Secara umum, responden mengakui peningkatan signifikan atas kualitas layanan yang diberikan oleh Ditjen Perbendaharaan sejak reformasi birokrasi berjalan. Meskipun demikian, beberapa responden memiliki keluhan yang relatif sama yakni terkait penampilan dan sikap petugas dalam memberikan layanan, tingkat kemampuan dan keterampilan petugas dalam memberikan layanan, kemudahan dalam operasionalisasi aplikasi, frekuensi sosialisasi terhadap peraturan yang diterbitkan, hingga ketersediaan media untuk mengakses informasi dan peraturan. Hal-hal tersebut tentu perlu disikapi secara positif oleh internal unit. Karena harus juga diakui bahwa beberapa unit vertikal, sudah mengoptimalkan effort yang dimilikinya untuk memberikan pelayanan yang terbaik.



Terakhir, hasil survey ini diharapkan menjadi umpan balik bagi unit-unit terkait, tidak hanya kantor-kantor vertikal yang menjadi obyek survey dalam meningkatkan pelayanan, namun juga bagi unit-unit terkait lingkup kantor pusat seperti Direktorat Pelaksanaan Anggaran, Direktorat Pengelolaan Kas Negara, dan Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan dalam menyempurnakan aturan dan aplikasi yang menunjang pelaksanaan perbendaharaan ke seluruh satuan kerja.



Dibaca: 16320 kali.
  © 2007 - 2014 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia
FECHAR