Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Jumlah Pengunjung :
19,005,926
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


MENUJU PENGELOLAAN APBN 2010 YANG LEBIH BAIK
Kamis, 11 Februari 2010 | Oleh: kukun98 () | 9975 x dibaca

Liputan Sosialiasi Mekanisme Perencanaan, Penyerapan dan Pertanggungjawaban Dana APBN TA 2010 serta Bimtek Aplikasi Satker Wilayah Pembayaran KPPN Sukabumi
Sukabumi
- Perbendaharaan.go.id - Tidak seperti biasanya hari Sabtu (06/02) yang merupakan hari libur kerja, KPPN Sukabumi dipenuhi oleh para pegawainya yang sibuk mempersiapkan acara "Sosialiasi Mekanisme Perencanaan, Penyerapan Dan Pertanggungjawaban Dana APBN TA 2010 Serta Bimtek Aplikasi Satuan Kerja (satker) Wilayah Pembayaran KPPN Sukabumi". Sosialisasi dilaksanakan di Hotel Pangrango Selabintana berjarak 7 km dari Gedung KPPN Sukabumi dan dihadiri oleh Bendahara Pengeluaran/Penerimaan/operator, dari 96 satker wilayah pembayaran KPPN Sukabumi. Meskipun pagi itu cuaca kurang bersahabat, peserta sosialisasi sangat antusias memenuhi undangan sosialisasi tersebut.


Tepat pukul 09.00 WIB, rangkaian acara tersebut dibuka oleh Kepala KPPN Sukabumi, B.R. Simatupang. Beliau menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan harus lebih dilakukan secara profesional, cepat, tepat dan akurat. Untuk itu diperlukan sebuah perencanaan kas yang baik, pengeloaan dana dan pertanggungjawaban bendahara serta penyajian informasi pendapatan dan belanja secara akrual pada laporan keuangan yang baik. Hal ini mengacu pada pelaksanaan PMK No. 192/PMK.05/2009, Perdirjen Perbendaharaan No. PER-37/PB/2009, Perdirjen Perbendaharaan No. PER-47/PB/2009, dan Perdirjen Perbendaharaan No. PER-62/PB/2009.


sukabumiB. R. Simatupang juga memaparkan bahwa ada tiga hal penting di tahun 2010, yakni membuat perkiraan penarikan dan penyetoran dana ke KPPN, melaksanakan pembayaran gaji pegawai secara LS kepada pegawai melalui rekening masing-masing pegawai secara giral paling lambat bulan Juni 2010 dan menyajikan informasi pendapatan dan belanja secara akrual pada laporan keuangan.


Kepala KPPN Sukabumi mengatakan bahwa sosialisasi yang dilakukan satu hari penuh ini sangat membutuhkan energi ekstra dan konsentrasi tinggi. Beliau menyadari bahwa tidak semua materi dapat diserap dengan maksimal. Oleh karenanya, KPPN Sukabumi siap memberikan pelayanan konsultasi kapan saja dan dimana saja, baik melalui email, telepon atau datang langsung ke KPPN tanpa dikenakan biaya sepeser pun. Ini merupakan bentuk komitmen dari seluruh pegawai KPPN Sukabumi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap satuan kerja.

Rangkaian sosialiasi dilanjutkan dengan pemaparan lebih dalam mengenai mekanisme perencanan kas yang disampaikan oleh Kepala Seksi Bank/Giro Pos, Donny Maha Putra. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa perencanaan kas sangat diperlukan untuk mengantisipasi pengeluaran negara, investasi yang maksimal terhadap kelebihan kas, dan mampu mencari pembiayaan yang lebih murah dan efektif apabila terjadi kekurangan kas. Pada akhirnya, hal-hal tersebut dapat mendukung pelaksanaan Treasury Single Account.

Oleh karena itu, setiap satker diharapkan mampu membuat perencanaan kas bulanan yang di breakdown dalam dua belas bulan untuk kemudian disampaikan pada awal tahun anggaran. Dari perencanaan kas bulanan tersebut, satker membuat perencanaan kas mingguan yang diajukan setiap dua bulan, serta perencanaan kas mingguan yang dirinci menjadi perencanaan kas harian. Secara detail, Donny memaparkan satu demi satu tata cara penyusunan rencana penarikan/penyetoran dana, updating dan penyempurnaan rencana hingga mekanisme pengirimannya ke KPPN beserta contoh simulasinya.

sukabumiUsai coffee break, sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang Mekanisme Pengelolaan Belanja Pegawai dan Tata Cara Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara yang masing-masing disampaikan oleh Kepala Seksi Perbendaharaan II, Muhammad Anar Amir dan Kepala Seksi Perbendaharaan I, Totok Suyanto. Sesi I sosialisasi ditutup oleh Kepala Seksi Verifikasi dan Akuntansi, Ibnu Wahjudi, dengan pemaparan tentang Tata Cara Penyajian Informasi Pendapatan dan Belanja Secara Akrual pada Laporan Keuangan.

Sesi II diisi dengan bimbingan teknis satker yang meliputi bimbingan teknis aplikasi RKA-KL dan Peran 2010, AFS 2010, GPP 2010, SPM 2010 dan SAKPA 2010 yang disampaikan oleh Supervisor KPPN Sukabumi, Dicky Muhamad Sidik. Tepat pukul 17.00 WIB, acara sosialisasi ditutup oleh Kepala KPPN dengan harapan pengelolaan dana APBN 2010 akan terlaksana dengan lebih baik, profesional dan akuntabel.


Oleh : Kontributor KPPN Sukabumi

Berita Berita Terkini Lainnya

10 Tahun Ditjen Perbendaharaan Mengabdi Untuk Negeri
Akuntansi Berbasis Akrual sebagai Bentuk Reformasi dibidang Pelaporan Keuangan
Semangat Baru Kerja Kemenkeu Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat
BLU Integrated Online System : a step to accelerate modernization
Dirjen Perbendaharaan: “Jadilah Insan Perbendaharaan yang Mempunyai Nilai”
  © 2007 - 2014 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia
FECHAR