Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Jumlah Pengunjung :
19,175,415
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


Herry Purnomo: Bu Menteri Berpesan agar Ditjen PBN Tetap Meningkatkan Kualitas Pelayanannya
Senin, 12 April 2010 | Oleh: kukun98 () | 5144 x dibaca

Liputan Rapimtas Pejabat Eselon II Ditjen Perbendaharaan
Jakarta
, perbendaharaan.go.id - Mencuatnya kasus Gayus Tambunan, pelaksana III/a, Ditjen Pajak yang ramai dibicarakan saat ini, sedikit mendapat tanggapan dari Dirjen Perbendaharaan, Herry Purnomo dalam sambutan pembukaan Rapat Pimpinan Terbatas (Rapimtas) pada hari Kamis (8/4), di Gedung Prijadi Praptosuhardjo I, Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan.

Kementerian Keuangan yang akhir-akhir ini tengah mendapat sorotan dari berbagai pihak, diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kredibilitas yang lebih baik. Hal ini ditenggarai karena tingkat kesejahteraan pegawai lebih tinggi dibanding Lembaga / Kementerian yang lain, dilihat dari sisi remunerasi. Dalam sambutannya, Herry Purnomo menyampaikan, "Masyarakat melihat hal ini (kesejahteraan lebih baik, red), sehingga mereka menuntut kinerja dan kredibilitas kita yang lebih bagus." Beliau juga menambahkan, "Yang terjadi saat ini, karena nila setitik, rusak susu sebelanga... Ini yang harusnya dijadikan bahan intropeksi bagi kita..."


Herry Purnomo mengingatkan kepada para peserta untuk melihat kembali esensi reformasi birokrasi yang dijalankan selama ini. "Esensi reformasi birokrasi yang kita harapkan harus terus dipelihara dan ditingkatkan kualitasnya." Pada kesempatan itu pula beliau menyampaikan pesan Menteri Keuangan, "Tolong dijaga.. Ditjen Perbendaharaan jangan sampai ada yang bikin malu, jangan sampai ada keluhan terkait pelayanan."


Mengulas lebih jauh mengenai perkembangan hukuman beberapa pegawai Ditjen Perbendaharaan yang melanggar kode etik dengan kasus gratifikasi, Herry Purnomo mengungkapkan bahwa pengenaan sanksi terhadap mereka merupakan sebuah konsekuensi yang harus dilakukan. "Saya secara pribadi sebetulnya tidak ingin menjatuhkan hukuman kepada bapak-bapak, Ibu-ibu, atau kepada staf-staf kita yang telah berusaha memperbaiki diri. Tapi, karena memang suatu keharusan, dan itu memang sudah melalui proses, Ya dengan berat hati, saya selaku pejabat Direktur Jenderal Perbendaharaan, harus menetapkan itu," ungkap beliau tentang kegalauan hatinya.


Lebih lanjut dalam pengarahannya, seluruh jajaran Eselon II diminta untuk tetap saling menjaga komitmen dan integritas reformasi birokrasi Kementerian Keuangan, sehingga tidak terdapat lagi kasus penangkapan seperti ini. "Tolong juga diingatkan bahwa walaupun Irjen dan KPK sedang sibuk di Jakarta, jangan beranggapan tidak akan ada ‘kejutan-kejutan'. Jadi jangan dianggap sibuk di Jakarta menangani Gayus, kemudian kita boleh melakukan kecurangan."


rapimtasPada kesempatan Rapimtas tersebut, pejabat Eselon II Ditjen Perbendaharaan menandatangani kontrak kinerja dan pakta integritas dengan Direktur Jenderal Perbendaharaan. Penandatangan kontrak kinerja dan fakta integritas yang dilakukan, merupakan salah satu elemen pendorong nilai-nilai integritas dan standar profesionalisme yang tinggi, guna perbaikan dan penyempurnaan fungsi treasury. Tentunya hal tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan kinerja dan peningkatan kualitas pelayanan sesuai kebutuhan stakeholder.

Sebanyak 38 pejabat eselon II lingkup Ditjen Perbendaharaan diundang dalam acara tersebut. 30 orang pejabat merupakan Kepala Kanwil dari berbagai provinsi, sedangkan delapan orang pejabat merupakan Direktur pada Kantor Pusat. Selain pejabat eselon II, beberapa pejabat eselon III Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan turut serta dalam acara .


Kegiatan Rapimtas Pejabat Eselon II Ditjen Perbendaharaan kali ini mengambil tema "Peran Manajemen Kinerja Dalam Era Keterbukaan Informasi Publik Untuk Menunjang Pelaksanaan Fungsi Treasury Yang Transparan dan Akuntabel." Beberapa materi penting akan dibahas dalam Rapimtas, diantaranya mengenai perkembangan SPAN, rencana penerapan akuntasi berbasis akrual, Asset Liabilities Management, sosialisasi UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, pemetaan strategi dan manajemen kinerja dengan balanced scorecard, dan tindak lanjut Rapim Regional.


Oleh : Novri Hendri dan Bambang Kismanto - Media Center Ditjen Perbendaharaan.

Berita Liputan Kegiatan Lainnya

Untuk Pelayanan Lebih Baik, Pemerintah Dan BUMN Harus Bersinergi
Aplikasi Layanan Unggulan Kanwil Siap Beroperasi
SPAN, Wujud Nyata Kolaborasi antara Setjen, Ditjen Perbendaharaan dan Ditjen Anggaran
Herry Purnomo : Kalau Pimpinan Minta-minta Duit, Katakan No!
Dirjen Perbendaharaan: Bikin Gedung Kantor Itu Jangan Mewah…

Komentar Pengunjung

mantabs gan
2010-11-01 22:16:23, - oleh : PBN
web PBN makin mantabs gan....
nais impoh gan......... :beer:


Wajah baru.....Semangat baru................
2010-04-22 13:17:47, - oleh : MUFTI, SE
Wajah baru website perbendaharaan, menambah semangat baru untuk terus berjuang........ Demi suksesnya Ditjen Perbendaharaan....

Hidup Ditjen Perbendaharaan..............


Tampilan barunya maknyusssssssss
2010-04-15 15:57:15, - oleh : Mauli Nurdianto
Tampilan baru website perbendaharaan lebih seger n maknyusss...dan lebih interaktif karena telah melibatkan reader untuk memberikan saran n comment...selamat n semoga ke depan semakin di depan dalam memberi informasi


selamat wajah baru....
2010-04-14 12:23:44, - oleh : Pardiharto
selamat atas tampilnya wajah baru...ayoo..kreatif dan inovatif donk...


Selamat dan sukses
2010-04-14 09:07:34, - oleh : Didik Andianto
Terimaksih pada temen2 yg telah melakukan inovasi terhadap web kita semoga kedepannya nanti tambah bagus dan demi memajukan teknologi


1 | 2 | Next »
Semua Komentar tidak langsung ditampilkan tetapi melalui penyuntingan.
Nama :
Email :
Judul Komentar :
Isi Komentar :
Kode : Security Code [ Barui kode ]
Tuliskan Kode :
Penting: Semua Harus diisi.
  © 2007 - 2014 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia
FECHAR