Jumlah Pengunjung :
17,037,148
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


Mantapkan Pelayanan, KPPN Banjarmasin Adakan Pelatihan Service Excellence
Senin, 2 Agustus 2010 | Oleh: redaksi (Media Center Ditjen Perbendaharaan) | 1966 x dibaca

Banjarmasin, perbendaharaan.go.id – Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan tidak memberikna dampak negatif bagi kesinambungan proses reformasi birokrasi di tingkat KPPN. Semangat untuk memberikan pelayanan prima, sebagaimana janji reformasi, terus terjaga. KPPN Banjarmasin, ingin membuktikan janjinya. Pelatihan Service Excellence pun dilaksanakan. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Gedung Mandiri Center Banjarmasin, Minggu, 25 Juli 2010. 


“Seiring berjalannya waktu dan dengan dukungan dari semua pihak, maka upaya yang terus-menerus kita lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan mulai mendapat apresiasi,” kata Nurhidayat, Kepala Sub Bagian Umum KPPN Banjarmasin, Pjs. Kepala KPPN Banjarmasin, saat memulai sambutannya di hadapan para peserta pelatihan. “Salah satu buktinya adalah bahwa di tahun 2010 ini KPPN Banjarmasin berh


asil masuk 6 besar KPPN Percontohan atau sebagai Juara Harapan III Penilaian Kinerja Pelayanan Publik KPPN Percontohan. Sebelumnya di tahun 2009, LKPP kita untuk periode tahun 2008 dinyatakan menempati Peringkat I. Nah dengan prestasi yang kita capai apakah sudah pantas kita berpuas diri?” lanjut Nurhidayat. “Jawabannya tentu saja Belum pantas,” kata pengganti sementara Kepala KPPN Banjarmasin ini. Saat pelatihan dilakukan, Kepala KPPN Banjarmasin tengah mengikuti Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Laboran Keuangan Pemerintah di Jakarta. 



Pelatihan service excellence ini merupakan respon pisitif atas kompetisi antar KPPN Percontohan dalam melayani masyarakat yang mulai dijadikan tradisi oleh Ditjen Perbendaharaan. “Kalau kita melihat saingan di tahun 2010 ini jelas lebih berat karena semua telah


 berbenah diri,” lanjut Nurhidayat. “Untuk berpuas diri, rasanya terlalu dini karena dengan predikat Juara Harapan III ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kita masih perlu kita tingkatkan,” paparnya lagi.

Pelayanan yang cepat, akurat, transparan dan tanpa biaya belum cukup untuk dikatakan sebagai pelayanan yang prima. Sebab yang dihadapi adalam sesama manusia yang memiliki hati dan perasaan. Sementara kebutuhan mereka tidak hanya sekedar kebutuhan formal dalam pekerjaan, ada kebutuhan informal yang dipenuhi oleh KPPN, Kebutuhan informal itu adalah kepuasan atas sikap para pegawai. “Sikap, tutur kata dan perhatian yang baik kepada tamu yang kita layani merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu pelayanan prima,” kata Nurhidayat lagi. “Untuk itulah Pendidikan dan Pelatihan Service Excellence ini kita selenggarakan agar kita memahami bagaimana cara bersikap, bertutur kata dan memberikan perhatian kepada tamu yang kita layani,” lanjutnya mengakhiri kata sambutannya.

Pelatihan Service Excellence diikuti oleh seluruh pegawai KPPN dan beberapa orang pegawai Kanwil DJPBN Propinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dipandu oleh Ridwan, Vice President Kanwil IX PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Banjarmasin, sebagai instruktur.

Oleh : Kontributor KPPN Banjarmasin
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan

Berita Nusantara Lainnya

Penandatanganan Kesepakatan, Sebagai Upaya Perbaikan Penyerapan Anggaran di Wilayah D.I. Yogyakarta
Seminar Mini: “Spending Review” (Bringing Campus Life to Office)
Pengalihan Pengelolaan Belanja Pegawai POLRI di Bumi Sriwijaya
Kesuksesan Pembangunan di daerah butuh dukungan Pemerintah Pusat
Kontrak Kinerja Penyerapan Anggaran Tahun 2014

Komentar Pengunjung

Servis Pelayanan sebagai sebuah standard
2010-08-24 15:23:36, - oleh : Arif Bakhri (VERA-P.Bun)
Pentingnya sebuah performa pelayanan pada mulanya hanya merupakan sebuah standard yang berlaku pada sebuah Badan/Lembaga yang berorientasi Laba (Business Oriented), dengan semakin tingginya kualitas pelayanan yang bukan hanya terdiri dari : kualitas Produk, ketepatan waktu tapi juga megandung unsur kenyamanan pelayanan (dengan adanya senyum, keramahtamahan) sehingga kelangsungan hidup Badan/Lembaga dimaksud akan berkesinambungan dengan dukungan konsumen dan Satke Holder.


Pelatihan ........ pelayanan .........
2010-08-13 12:12:24, - oleh : MUFTI,SE [ Nabire-Papua ]
Dengan telah diadakannya Pelatihan Service Excellence, diharapkan kualitas pelayanan kepada mitra kerja meningkat .......


Service Excellence harus dalam dan luar
2010-08-13 08:31:42, - oleh : Muhtar Salim
Alangkah indahnya jika senyum, sapa dan salam juga dikembangkan di lingkungan internal, sebab kita sering terpaku pada pihak orang yang kita layani saja, sementara pada rekan sekantor kadang terabaikan......tapi tuk bjm saya yakin sdh dalam dan luar excellence....!!!


Hati-hati berinovasi
2010-08-12 10:13:11, - oleh : budiman
Saya salut dengan inovasi yg dilakukan oleh beberapa KPPN, apalagi tujuannya utk peningkatan pelayan tentunya sangat mulia. Namun yg perlu kita sikapi jgn sampai apa yg kita perbuat dpt menyulitkan kita sendiri. Seperti contoh pelatihan Service Excellence ini dan beberapa waktu lalu ada assesment yg dilakukan oleh KPPN, utk pelaksanaannya sendiri sy sangat mendukung tapi jika dipublikasikan seperti ini, apakah kita sdh siap menjelaskan jika ada yg tanya SUMBER PEMBIAYAANNYA DARI MANA, APA DISEDIAKAN DI DIPA . Jadi kesimpulannya sy sangat mendukung aktivitasnya tp untuk dipublikasikan perlu pertimbangan. INGAT... jgn sampai mengundang pihak lain mulai bertanya-tanya kan KPPN sdh nocas, no gratifikasi tapi kok msh bisa mengadakan berbagai kegiatan yang pembiayaannya tidak ada di DIPA.....??????


Semua Komentar tidak langsung ditampilkan tetapi melalui penyuntingan.
Nama :
Email :
Judul Komentar :
Isi Komentar :
Kode : Security Code [ Barui kode ]
Tuliskan Kode :
Penting: Semua Harus diisi.
  © 2007 - 2014 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia