Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Jumlah Pengunjung :
18,611,254
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


Menyatukan Persepsi, Menuju Efisiensi
Senin, 17 Oktober 2011 | Oleh: redaksi () | 3709 x dibaca

Liputan Rapat Koordinasi Bank Indonesia, KPPN Samarinda, Kanwil DJPB Prov Kaltim, Bank Operasional Persepsi dan Pos.
Samarinda,perbendaharaan.go.id. “ Serahkan semua pekerjaan pada ahlinya,” demikian diungkapkan oleh Pimpinan Bank Indonesia Samarinda Androecia Darwis dalam membuka acara Rapat Koordinasi antara Bank Indonesia Samarinda, KPPN Samarinda, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov Kalimantan Timur, Bank-Bank Persepsi ,Bank Operasional III, dan Kantor Pos,  dalam lingkup wilayah keja KPPN Samarinda, Senin (4/10), di Aula Bank Indonesia Samarinda. Acara ini digagas oleh Bank Indonesia Samarinda bekerja sama dengan  KPPN Samarinda.

Rapat Koordinasi ini membahas beberapa hal yang menyangkut penerimaan dan pelimpahan Negara, diantaranya adalah reversal, BI RTGS ( Bank Indonesia Real Time Gross Settlement, suatu sistem transfer dana elektronik –red. ), pengelolaan Kas, perjanjian jasa pelayanan perbankan, dan pelimpahan penerimaan negara. Bagi KPPN Samarinda, pertemuan ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya di wilayah pembayaran Kota Bontang pada tanggal  22 dan 23 September 2011.

Acara Rapat Koordinasi ini dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama merupakan pengantar dari  Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur Abdullah Nanung. Dalam pengantarnya, Kepala Kanwil menyampaikan bahwa pengeloaan kas merupakan amanat dari Undang-undang nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Dalam kesempatan ini beliau juga menyampaikan bahwa diperlukan kerjasama yang baik antara pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan kas.

Sesi kedua adalah pemaparan materi terkait penerimaan negara. Materi pertama tentang refresh tugas-tugas bank persepsi dan pos yang disampaikan oleh Kepala KPPN Samarinda Widoyoko Sapto Putro. Materi kedua tentang BI RTGS yang disampaikan oleh Kasi Layanan Nasabah dan Penyelenggaraan Kliring BI Samarinda Slamet Sudiarto dan  Materi terakhir tentang  tata cara pembukuan reversal, perjanjian jasa pelayanan perbankan, dan pelimpahan penerimaan negara yang disampaikan oleh Kepala Seksi Bank/Pos KPPN Samarinda Nazuar.

Sesi ketiga adalah sesi tanya jawab. Peserta rapat rata-rata menanyakan tentang teknis-teknis pelaksaan pelimpahan negara dan BI RTGS. Antusiasme peserta dalam sesi ini sangat tinggi dilihat dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan.

Kesan peserta ( Bank-Bank Persepsi dan Giro Pos red. ) sangat baik terhadap acara ini. Seperti yang diungkapkan Dini dari BPD Kaltim Cabang Bontang  “ Saya sangat senang karena selama ini komunikasi kita ( BI,Bank, Pos dan KPPN red.) bisa lebih baik lagi terutama dalam konsultasi apalagi mereka sangat open “. Senada dengan Dini, Vivi dari Bank Mandiri Cabang Bontang “ Saya rasa cukup baik ya karena kita lebih ngerti proses-prosesnya dan  alur-alurnya”.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan ketaatan bank persepsi terhadap jam-jam pelimpahan sehingga tidak terjadi keterlambatan pelimpahan penerimaan negara.

Oleh: Vina Eriyandi – Kontributor KPPN Samarinda


 



 

Berita Nusantara Lainnya

Optimalisasi Pengelolaan Keuangan BLU/BLUD Sumatera
Asistensi Pembentukan RSUD Liun Kendage Tahuna menjadi BLUD
Satker Berkinerja Terbaik Triwulan II Mendapatkan Kartu Prioritas Bebas Antrian Di KPPN Makassar II
“Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 Di Bumi Gurindam 12”
KPPN Medan I Siaga Satu “Mengawal Piloting SPAN”
Tidak ada komentar tentang artikel ini
Semua Komentar tidak langsung ditampilkan tetapi melalui penyuntingan.
Nama :
Email :
Judul Komentar :
Isi Komentar :
Kode : Security Code [ Barui kode ]
Tuliskan Kode :
Penting: Semua Harus diisi.
  © 2007 - 2014 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia
FECHAR