Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Jumlah Pengunjung :
18,841,928
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


Penyuluhan SAI Tahun 2012, Menggapai WTP Menyongsong Akuntansi Berbasis Akrual

Jumat, 16 Maret 2012 | Oleh: redaksi () | 2974 x dibaca

Liputan PENYULUHAN SAI TAHUN 2012
Jakarta, perbendaharaan.go.id -
Kegiatan Penyuluhan Sistem Akuntansi Instansi Tahun 2012 kembali digelar oleh Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan - Ditjen Perbendaharaan, di Hotel Swiss-Bell Jakarta. Kegiatan ini mengundang 178 operator dan staf yang yang menangani sistem akuntansi instansi pada tingkat kementerian negara/ lembaga dan tingkat eselon I.

Kegiatan berlangsung selama empat, dimulai pada tanggal 13 s.d. 16 Maret 2012. Menurut panitia penyelenggara, kegiatan ini bertujuan agar peserta dapat memahami peraturan akuntansi pemerintahan yang terkini dan menguasai sistem akuntansi tahun 2012. Dengan demikian, para peserta dapat menjadi sumber pengetahuan dan dapat menjadi trainer bagi satuan kerja yang berada di bawah masing-masing kementerian negara/ lembaga.

Kasubdit Bimbingan Akuntansi Instansi Agung Kurniawan Purbohadi, dalam arahannya menjelaskan bahwa bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan negara di masing-masing kementerian negara/lembaga adalah adanya Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL). Tahun ini merupakan tahun yang penting karena semua kementerian negara/lembaga menargetkan untuk dapat mencapai opini terbaik Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Laporan Keuangan Tahun 2011.

Selain itu, Agung Kurniawan Purbohadi mengingatkan peserta bahwa berdasarkan PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah diamanatkan untuk melaksanakan akuntansi berbasis akrual selambat-lambatnya untuk pelaporan keuangan tahun 2015. Pemerintah Pusat berencana untuk melaksanakan lebih dini dengan penerapan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) tahun 2013. Sehingga, aplikasi SAI tahun 2012 ini mungkin merupakan yang terakhir sebelum kita melangkah menuju akrual dengan aplikasi baru yang terintegrasi, yaitu Sistem Akuntansi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) yang akan terintegrasi dengan SPAN. Implementasi akuntansi akrual dengan SAKTI dan SPAN menuntut adanya perubahan baik infrastruktur maupun kesiapan SDM.

“Saya akui perubahan kadangkala tidak menyenangkan. Namun, kalau perubahan itu membawa kebaikan untuk meningkatkan pelayanan dan pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat, kita harus berfikir positif mengimplementasikan akuntansi akrual melalui SAKTI dan SPAN mulai tahun 2013,” pungkas Agung.

Oleh: Moch. Ramdani dan Novri H.S. Tanjung – Bagian Pengembangan Pegawai

Berita Berita Terkini Lainnya

Semangat Baru Kerja Kemenkeu Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat
BLU Integrated Online System : a step to accelerate modernization
Dirjen Perbendaharaan: “Jadilah Insan Perbendaharaan yang Mempunyai Nilai”
Kanwil DJPBN Prov. Maluku Termotivasi Melaksanakan Kinerja Optimal
Berkerjasama dengan BI, Kanwil DJPBN Prov. Sulsel menghimpun informasi strategis
Tidak ada komentar tentang artikel ini
Semua Komentar tidak langsung ditampilkan tetapi melalui penyuntingan.
Nama :
Email :
Judul Komentar :
Isi Komentar :
Kode : Security Code [ Barui kode ]
Tuliskan Kode :
Penting: Semua Harus diisi.
  © 2007 - 2014 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia
FECHAR