Jumlah Pengunjung : 14,071,972
Terbanyak: 68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010) ( lengkap )
|
|
|
Motivasi Kepala Kanwil untuk LKPP Berkualitas
|
Senin, 18 Juni 2012 | Oleh: redaksi (Media Center Ditjen Perbendaharaan) | 684 x dibaca
 Liputan Arahan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan Makassar, perbendaharaan.go.id – Menindaklanjuti rakorda kanwil DJPBN Provinsi Sulsel di Makassar tanggal 22 – 24 Mei 2012, Kakanwil DJPBN Prov. Sulsel, Pardiharto, member motivasi kepada para pegawainya. Dalam rangka meningkatkan mutu layanan kepada stakeholders serta melaksanakan nilai sinergi yang adalah salah satu nilai Kementerian Keuangan, telah dilakukan kesepakatan antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulsel dan kanwil DJKN Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengadakan rekonsiliasi bersama pada Semester I tahun 2012 pada Satuan Kerja di Daerah yaitu Kantor Pelayanan Kekayaan dan Lelang Negara (KPKNL) akan melaksanakan Rekonsiliasi Barang Milik Negara (BMN) Semester I bertemapat di KPPN setempat. Untuk melaksanakan hal tersebut kakanwil meminta bantuan KPPN agar menyediakan fasilitas tempat untuk petugas KPKNL, berkoordinasi dengan KPKNL setempat untuk menentukan langkah – langkah yang diperlukan dan pelaksanaan rekonsiliasi KPPN dengan satker selaku UAKPA, dan tetap mendorong satker melaksanakan rekon via email (e-rekonsiliasi).
”Berdasarkan hasil survey kepuasan stakeholders yang dilakukan ada beberapa saran diantaranya keterampilan petugas FO agar ditingkatkan dan waktu rekon agar tidak terlalu lama,” kata Pardiharto. “Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut perlu dilakukan rekon via email dan pembekalan kepada seluruh pegawai tentang pelayanan prima kepada satker (service excellent),” lanjutnya.
Hal ini dilakukan untuk memberikan stimulus kepada satker yang ada di wilayah sulselbar untuk mengikuti jejak Pemprov Sulsel yang telah mengukir prestasi, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah di Indonesia, Sulsel meraih penilaian dari BPK, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak dua kali berturut-turut, tidak hanya itu, WTP yang diraih sulsel tahun ini adalah WTP clean and clear, tanpa catatan apapun (Harian Fajar, halaman 10, edisi selasa 05 juni 2012 – red).
“Saya harapkan kepada semua satker vertikal, dekonsentrasi maupun tugas pembantuan untuk dapat meneladani semangat untuk mengukir prestasi layaknya pemprov sulsel, sehingga peningkatan IKU maupun peningkatan kinerja semester I Tahun Anggaran 2012 dapat tercapai secara maksimal, serta mencapai LKPP yang berkualitas,” tambahnya lagi.
Terkait dengan upaya mencapai opini WTP, Kakanwil lebih lanjut menjelaskan perlunya dukungan dari pimpinan dan semua pihak serta tindakan untuk menindaklanjuti temuan dari BPK,” Dukungan Pimpinan sangat diharapkan dan segera tindaklanjuti temuan BPK, Mari kita upayakan agar pencapaian WTP kita benar-benar berkualitas, jangan sampai seperti WTP “poco-poco yang mana sudah mencapai satu langkah tapi kemudian mundur dua langkah, jadi sudah mendapat WTP akan tetapi kemudian tahun berikutnya terjun bebas (turun peringkat-red) ke Tidak wajar” ungkap beliau
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil DJPBN Provinsi Sulsel juga mengapresiasi Pemprov Sulsel karena kinerjanya, “Sudah terbukti bahwa kota Makassar inflasinya paling kecil dan pertumbuhannya paling besar. Angka 8 persen telah melebihi target nasional yang hanya 6 persen.,Mari kita tingkatkan kualitas pelayanan dan siergi yang optimal,” pesannya.
Oleh : Imam Saroni – Kontributor KPPN Parepare Editor : Bambang Kismanto
|
|
 | Tidak ada komentar tentang artikel ini |  |
|
|