
Liputan sosialisasi tata cara revisi DIPA KPPN Tuban
Tuban, Perbendaharaan.go.id. – Rabu, 30 Mei 2012, KPPN Tuban punya gawe lagi. Kali ini ada 2 kegiatan yang dilaksanakan secara maraton. Sesi pertama, dengan menggandeng Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, KPPN Tuban menyelenggararakan acara Sosialisasi Tata Cara Revisi DIPA Tahun 2012 dan sesi kedua, acara Workshop Aplikasi SAKPA 2012 yang dipandu oleh Seksi Vera KPPN Tuban. Ada 70 peserta yang datang mewakili 25 satker lingkup KPPN Tuban. Peserta terdiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan atau Bendahara Pengeluaran dengan didampingi 2 orang operator SAKPA. Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB.
“Revisi DIPA merupakan salah satu bentuk kesungguhan Pengelola Perbendaharaan untuk mencapai sasaran dan output yang tercantum dalam DIPA. Jangan takut atau ragu untuk melakukan revisi DIPA, karena Pemerintah Pusat juga melakukan revisi APBN setiap tahunnya dengan istilah APBN-P. Revisi juga menggambarkan fleksibelitas dalam pengalokasian dan penggunaan anggaran oleh satker,” demikian sambutan Kepala KPPN Tuban - Pudji Ardi - saat membuka acara.
Sosialisasi Revisi DIPA tahun anggaran 2012 ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman satuan kerja terhadap kewenangan revisi DIPA sedangkan workshop Aplikasi SAKPA 2012 dilaksanakan untuk mempersiapkan satker dalam menyusun Laporan Keuangan Semester I tahun 2012 yang andal.
Materi Sosialisasi Revisi DIPA disampaikan oleh Plt. Kepala Bidang Pelaksanaan Anggaran Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Hari Utomo dan dibantu oleh Isti Wahjuli yang memperagakan tata cara revisi DIPA melalui Aplikasi RKA-KL.
Materi workshop Aplikasi SAKPA disampaikan oleh Sudi Harnowo yang menekankan pentingnya tiga proses yang harus dilakukan oleh satuan kerja untuk meningkatkan kualitas laporan keuangannya. Yang pertama adalah Pengambilan Saldo Awal, yaitu proses migrasi data tahun lalu untuk dimasukkan ke dalam data tahun berjalan, yang kedua adalah Konversi Kode Satker yang Berubah, yaitu mengubah data yang berisi kode tahun lalu menjadi kode tahun sekarang, dan yang ketiga adalah Menginput Revisi DIPA, yaitu berupa perekaman revisi DIPA.
Dalam kegiatan ini juga disampaikan informasi terkait SPAN dan SAKTI. Satker diberi pemahaman tentang SPAN dan modul aplikasi satker ke depan yang terdiri dari modul penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan. Aplikasi keuangan satker nantinya bernama Aplikasi SAKTI (Sistem Akuntansi Keuangan Tingkat Instansi) yang merupakan integrasi dari berbagai macam aplikasi keuangan yang saat sekarang ini kurang lebih berjumlah 8 aplikasi.
Oleh : Kontributor KPPN Tuban
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan