Jumlah Pengunjung :
13,796,294
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


Menuju Pengelolaan SDM yang Responsif dan Antisipatif
Selasa, 19 Juni 2012 | Oleh: redaksi (Media Center Ditjen Perbendaharaan) | 3017 x dibaca

Liputan Seminar Pengelolaan SDM dalam Rangka Modernisasi Layanan Publik Berbasis Teknologi Informasi
Jakarta, perbendaharaan.go.id – “Sumber daya manusia tidak dapat tergantikan oleh teknologi informasi, yang ada adalah meningkatnya kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan atas digunakannya teknologi informasi tersebut,” kata salah seorang narasumber seminar Pengelolaan SDM  dalam rangka Modernisasi Layanan Publik Berbasis Teknologi Informasi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kamis, 14 Juni 2012.

Seminar yang dilaksanakan di Gedung Prijadi Praptosuhardjo (Eks. MA) ini menghadirkan  pembicara yang berkompeten di bidangnya. Mereka adalah Sunarko, Asdep SDM Aparatur Kemen PAN dan RB, yang memaparkan kebijakan pengelolaan SDM Aparatur secara garis besar. Selanjutnya Yuni Hastoto, Kepala Biro SDM Kementerian Keuangan, yang memaparkan strategi pengelolaan SDM di Kementerian Keuangan. Sedangkan narasumber di sesi kedua adalah Yuli Setiono, peneliti LPM FE-UI yang dipanelkan bersama praktisi Human Resources Management, Osriman Oesman.  Mereka menyampaikan perkembangkan terkini di bidang pengelolaan SDM termasuk metode-metode analisis seperti Full Time Equivalent, Vacancy Analysis dan responsibility analysis.

seminar sdmTernyata seminar ini menjadi acara yang menarik dan menjadi perhatian penting, tak kurang dari 75 peserta dari seluruh pengelola SDM eselon I lingkup Kementerian Keuangan ikut hadir. Mereka ingin mengetahui bagaimana strategi pengelolaan SDM masa depan saat teknologi informasi betul-betul menjadi motor penggerak organisasi. Karena seperti Ditjen Perbendaharaan sendiri yang bekerja sama dengan Ditjen Anggaran saat ini sedang mengembangkan Sistem Perbendaharaan dan Anggaaran Negara (SPAN), Ditjen Pajak juga sedang mempersiapkan Project of Indonesian Tax Administration Reform (PINTAR), dan Ditjen Bea dan Cukai yang telah menjalankan Indonesian National Single Window (INSW).

Acara yang dibuka oleh Tata Suntara, Sekretaris Ditjen Perbendaharaan dan ditutup oleh Paruli Lubis, Direktur Tranformasi Perbendaharaan ini sepertinya mampu menambah wawasan dan pemahaman para pengelola SDM tentang urgensinya melakukan penyempurnaan pengelolaan SDM aparatur. Sehingga mulai dari proses rekrutmen, kemudian penempatan, rotasi, pengembangan, sampai dengan pemensiunan menjadi lebih responsif dan mampu mengantisipasi perkembangan teknologi yang terus tumbuh dengan pesat. (Yogi/Jat)

Oleh : Rianto H. Jatmiko dan Yogi Bekti S. – Kontributor Dit Transformasi Perbendaharaan, Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan

Berita Berita Terkini Lainnya

Komisi XI DPR-RI Gali Informasi Reformasi Birokrasi di KPPN Bengkulu
UPAYA PEMAHAMAN PERKEMBANGAN KEBIJAKAN FISKAL DAN EKONOMI TERKINI KEPADA SEMUA KOMPONEN DI DAERAH
Enterprising the Government Menjadi Ruh PK BLU
Pemeliharaan TIK Melalui Peningkatan Kompetensi Pemeliharaan Jaringan dan Komputer
Enam Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Masih Terdapat Selisih

Komentar Pengunjung

Korps!!!
2012-06-29 10:50:42, - oleh : Saor Silitonga
Jiwa korps khususnya di lingkungan Ditjen Perbendaharaan sudah baik....tentu saja perlu dioptimakan. Rasanya hal ini penting ya.... bgmn caranya?


semakin terarah
2012-06-28 14:26:12, - oleh : Saif Ali
semoga acara dan kegiatan ini semakin membawa pencerahan dan arah pengelolaan SDM yang lebih baik, terutama terhadap pola kebijakan mutasi pegawai yang selama ini dijalankan...


Semua Komentar tidak langsung ditampilkan tetapi melalui penyuntingan.
Nama :
Email :
Judul Komentar :
Isi Komentar :
Kode : Security Code [ Barui kode ]
Tuliskan Kode :
Penting: Semua Harus diisi.
  © 2007 - 2013 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia