
Liputan Kegiatan Penyegaran dan Motivasi Pegawai KPPN Gorontalo
Gorontalo, perbendaharaan.go.id - Menjaga konsistensi atas prestasi yang telah diraih, KPPN Gorontalo menggelar Kegiatan dengan tajuk Penyegaran dan Pembangkitan Motivasi kepada para pegawainya, Minggu (27/5), di Pantai Leato, Kota Gorontalo. Sebagaimana telah diketahui bersama pada tahun 2010 KPPN Gorontalo berhasil meraih Piala Citra Pelayanan Prima dari Presiden Republik Indonesia.
Siang hari, terik panas mentari tidak menyurutkan langkah para pegawai KPPN Gorontalo untuk mengikuti kegiatan yang berbeda dari biasanya. Acara dilaksanakan di ruang utama Restoran Blue Marlin, di tepi Pantai Leato. Kepala KPPN Gorontalo, Adnan Wimbyarto mengawali acara dengan memberikan sambutan singkat. Dirinya mengatakan bahwa salah satu hal yang berat adalah mempertahankan prestasi yang telah diraih. Pegawai KPPN Gorontalo telah melalui tahapan puncak dengan meraih Piala CPP 2010. Walaupun telah berganti beberapa pegawai karena mutasi, jangan sampai membuat KPPN Gorontalo menjadi menurun prestasinya. Untuk menyegarkan dan membangkitkan kembali motivasi para pegawai maka kegiatan ini dilaksanakan. Adnan juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para Pegawai KPPN Gorontalo atas segala upaya yang telah membuat KPPN Gorontalo memiliki prestasi gemilang.
Selanjutnya acara dipandu oleh seorang motivator, Ronal Hutagalung dari Briliant. Ronal memberikan pencerahan terkait perubahan cara berpikir (mindset) yang sangat penting dalam kehidupan. Beliau menerangkan bahwa ada dua jenis hambatan mental (mental block) yang harus disingkirkan. Kedua hambatan tersebut umumnya disebabkan karena pengalaman masa lalu sehingga menjadi trauma dan akhirnya membatasi pola pikir. Beberapa permainan juga dilaksanakan dan Senam Otak merupakan permainan yang menarik.
Dalam bagian terakhir Ronal mencoba keberanian dua orang Pegawai KPPN Gorontalo, yaitu Saudara Dian Fakhruddin Kharisma dan Ersya Roy K. Usman untuk berjalan di atas pecahan botol kaca. Awalnya, Dian dan Roy menjawab secara spontan kata-kata yang diberikan, yaitu kata “BELING”, dengan jawaban kata “TAJAM”. Ronal memberikan arahan dan motivasi sehingga akhirnya Dian dan Roy berani berdiri, berjalan, dan bahkan lompat-lompat di atas pecahan botol kaca. Setelah atraksi tersebut, mindset Saudara Dian tentang beling berubah. Di luar dugaan, akhirnya para Pegawai KPPN Gorontalo secara bergantian dengan antusias yang tinggi melakukan atraksi berdiri, berjalan, melompat di atas pecahan botol kaca. Hal tersebut menjadi sebuah simbol semangat dan keberanian baru.
Oleh: Kontributor KPPN Gorontalo