
Liputan kunjungan kerja Menteri Keuangan ke KPPN Surakarta
Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo melakukan kunjungan kerja ke KPPN Surakarta, Senin (16/7). Agus terlihat meninjau seluruh ruangan KPPN sambil menyapa para pegawai KPPN Surakarta dengan berjabat tangan. Kedatangan Menteri Keuangan disambut secara sederhana oleh Kepala KPPN Surakarta Asri Isbandiah Hadi. Terlihat pula turut menyambut, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Bjardianto Pudjiono dan Hendro Baskoro.
Pada saat meninjau front office, Agus berdialog dengan beberapa petugas satuan kerja terkait dengan pengajuan pencairan dana ke KPPN. Dirinya meminta tanggapan dari satuan kerja atas pelayanan yang diberikan oleh KPPN. Pada saat yang sama, mantan Direktur Utama Bank Mandiri tersebut mengingatkan kepada petugas front office KPPN untuk selalu memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh satuan kerja dengan berlandaskan nilai – nilai Kementerian Keuangan.
Memasuki ruang midlle office , Agus Martowardoyo terkesan dengan layout dan kerapian ruangan. “Tidak harus barang baru, yang ada saja apabila dikelola dengan baik akan terwujud kantor yang nyaman hal tersebut merupakan cerminan budaya disiplin pada Kementerian Keuangan, “ demikian dia berpesan.
Agus memberikan perhatian selanjutnya terhadap hal penataan dan pengelolaan arsip di KPPN. Ia memberikan apresiasi kepada kantor lingkup Ditjen Perbendaharaan yang sudah menerapkan e-filling dalam pengelolaan arsip. Ia pun berharap hal itu bisa menjadi contoh bagi kantor lainnya di lingkup Kementerian Keuangan.
Selanjutnya pada saat meninjau Aula KPPN, Agus Martowardoyo memberikan arahan kepada para pejabat pengelola keuangan di wilayah kerja KPPN Surakarta yang diundang dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Penyerapan Anggaran Semester I Tahun Anggaran 2012. Dirinya berpesan bahwa dana APBN yang jumlahnya selalu naik setiap tahun dan pada tahun 2012 ini mencapai Rp.1.5 triliun harus dapat dikelola dengan baik secara transparan, professional dan akuntabel. Menurutnya, apabila dokumen sudah lengkap maka segera ajukan tagihan ke KPPN jangan menunggu hingga deadline akhir tahun anggaran sehingga pegawai KPPN harus bekerja sampai larut malam karena imbas adanya realisasi satker yang ditunda-tunda.
Pada akhir kunjungannya, dilakukan foto bersama dengan seluruh pegawai KPPN. Pertemuan itu ditutup dengan seruan yel-yel kebanggaan seluruh pegawai KPPN Surakarta, ‘’KPPN Surakarta selalu pintar, yes,yes,yes !’’ Menteri Keuangan beserta rombongan meninggalkan KPPN Surakarta, setelah satu jam meninjau KPPN .
Kontributor : Tim Reportase KPPN Surakarta (edited by Novri)