Jumlah Pengunjung : 13,834,558
Terbanyak: 68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010) ( lengkap )
|
|
|
Sambut Pembentukan KPPN Percontohan Tahap VI, Kanwil Jambi Gelar Bimtek Service Excellent
|
Selasa, 11 September 2012 | Oleh: redaksi (Media Center Ditjen Perbendaharaan) | 962 x dibaca
 Liputan persiapan pembentukan KPPN Percontohan wilayah Provinsi Jambi Jambi, perbendaharaan.go.id – Menindaklanjuti Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-173/PB/2012 tanggal 16 juli 2012 tentang Penetapan KPPN Percontohan di Lingkungan Diirektorat Jenderal Perbendaharaan Tahap VI, yang diantaranya terdapat beberapa KPPN dalam wilayah kerja Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi yang akan segera menjadi KPPN Percontohan yaitu KPPN Kuala Tungkal, KPPN Sungai Penuh, KPPN Muara Bungo dan KPPN Bangko, maka Kanwil DJPB Provinsi Jambi mengambil inisiatif menggelar Bimbingan teknis pelayanan (service excellent) digelar di Hotel Ceria Jambi pada tanggal 11 Agustus 2012 dengan mengundang seluruh pegawai Kanwil dan perwakilan dari masing-masing KPPN dalam wilayah kerja Kanwil DJPB Provinsi Jambi.
Dalam sambutan membuka acara Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Kiswandoko menyatakan bahwa seluruh pegawai Kanwil DJPB Provinsi Jambi harus mempersiapkan diri menghadapi implementasi KPPN Percontohan Tahap VI yang akan dilakukan secara serentak tanggal 01 Oktober 2012. Persiapan itu salah satunya adalah melalui peningkatan ketrampilan teknis pelayanan pegawai terhadap stakeholder, mengingat spirit dari KPPN Percontohan peningkatan kualitas layanan dalam rangka menuju tata kelola pemerintah yang baik. Untuk selalu memberikan pelayanan prima kepada stakeholder, kita jangan berhenti dan puas pada satu titik kulminasi, kita harus senantiasa melakukan continuous improvement atau perbaikan secara terus menerus untuk memberikan pelayanan prima kepada stakeholder. Untuk membangun sebuah layanan yang prima, dibutuhkan komitmen yang kuat untuk merubah paradigma dan harus dilakukan secara konsisten salah satunya adalah dengan bekerja dengan tulus, ikhlas dan penuh dengan senyuman.
Disamping itu beliu juga mengingatkan kembali bahwa penyerapan belanja Kementerian/Lembaga belum menunjukkan tingkat penyerapan yang diharapkan atau target di setiap triwulan, bahkan menunjukkan tingkat penyerapan belanja yang rendah sampai dengan triwulan III, dan akhirnya akan terjadi penumpukan di akhir triwulan IV atau rata-rata 6 minggu sebelum tahun anggaran berakhir. Apabila kondisi yang demikian berjalan secara terus-menerus, dikhawatirkan akan berdampak pada hasil pekerjaan yang kurang optimal, disamping itu juga dapat menghambat peran APBN dalam pertumbuhan ekonomi, perluasan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan. Untuk itu bersamaan dengan acara ini juga dilakukan Knowledge Sahring mengenai Perencanaan Kas dan Rencana Penyerapan Anggaran sehingga pencapaian penarikan dana APBN tahun anggaran 2012 dapat dilakukan tingkat penyerapan yang proporsional, fleksibel dan tepat waktu.
Sebelum dilakukan bimtek pelayanan service excellent dilakukan knowledge sharing Perencanaan Kas oleh Charis Yulianto dan Rencana Penyerapan Anggaran oleh Sutrisno . Materi Bimtek Teknis Layanan disampaikan oleh Duta Layanan Kanwil BRI Palembang, Dely dengan didampingi 3 frontliner dari BRI Cabang Jambi yaitu Sari, Ira , dan Popy. Kedatangan team dari BRI tersebut untuk memberikan gambaran teknik pelayanan yang prima kepada pelanggan sekaligus praktek di lapangan menghadapi situasi sulit dan tak terduga. “Kunci dalam melayani pelanggan adalah ketulusan hati dan keiklasan ,” papar Mbak Dely penuh semangat. Tanpa kedua hal tersebut tidak pernah akan terwujud pelayanan prima. Senyum yang dilakukan terpaksa akan tidak enak dilihat, tapi senyum yang dilakukan dengan penuh ketulusan akan indah dilihat. Untuk itu kepada peserta diajarkan teknik senyuman 7-2-7 yaitu teknik senyuman lebar dengan panjang mulut 7 cm , tinggi 2 cm sehingga kelihatan gigi dan ditahan selama 7 detik. Berulang –ulang dipraktekkan sehingga senyuman manis seluruh pegawai Kanwil DJPB menghiasi seluruh ruangan. Disamping senyuman maka kita juga harus punya ketrampilan kata-kata, bahasa tubuh, dan Magic Word. Jangan sampai kita mengeluarkan killer words yang akan membuat kita kehilangan simpati dari pelanggan, tetapi sambutlah pelanggan dengan magic words sehingga pelanggan akan merasa nyaman walaupun mungkin kepentingannya tidak bisa dipenuhi karena suatu aturan. Dely merekomendasikan TUNTAS (Tenang, Upayakan menyimak, Nyatakan maaf, Telusuri permasalahan, Ajukan solusi, Selesaikan dengan positif) untuk mengatasi situasi sulit dengan pelanggan.
Di akhir acara Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi,Kiswandoko menegaskan kembali bahwa meskipun pelayanan yang dilakukan antara instansi pemerintah dan perbankan terdapat perbedaan karena KPPN sebagai Bendahara Umum Negara Tingkat Daerah tidak memiliki competitor dalam menjalankan tugasnya namun pelayanan kepada stakeholder tetap harus dilaksanakan dengan baik. Bahkan tekad kita adalah memberikan pelayanan prima. “Apakah Bapak / Ibu bersedia melaksanakan ?” Tanya Beliu kepada peserta, yang dijawab peserta dengan penuh semangat ,”bersedia.” Acara diakhiri dengan buka bersama untuk meningkatkan tali silahturami bagi seluruh pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi.
Kontributor : M. Priutomo Rasjid ( Kabu Kanwil DJPB Prov. Jambi) & Nugroho
|
|
 | Tidak ada komentar tentang artikel ini |  |
|
|