Jumlah Pengunjung :
13,835,037
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


“Puasa dan Halal Bi Halal : Upaya mensucikan hati, baik secara agama maupun kesehatan “
Rabu, 12 September 2012 | Oleh: redaksi (Media Center Ditjen Perbendaharaan) | 888 x dibaca

Liputan Kegiatan Halal Bi Halal Keluarga Besar Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I Yogyakarta dengan para Pensiunan DJPBN yang berdomilisi di Yogyakarta
Yogyakarta, perbendaharaan.go.id –
Upaya mempererat tali silaturahim dan menjaga ukhuwah di antara keluarga besar Ditjen Perbendaharaan, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta menyelenggarakan acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta dengan Para Pensiunan Ditjen Perbendaharaan yang berdomisili di Yogyakarta. Acara yang difasilitasi oleh Dewan Kemakmuran Masjid, Baporkestal Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta ini dihadiri oleh sekitar 166 undangan terdiri dari para pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta, KPPN Yogyakarta dan para pensiunan Ditjen Perbendaharaan (atau dahulu Ditjen Anggaran) yang berdomisili di Yogyakarta dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJPBN Prov. D.I. Yogyakarta, Hendro Baskoro menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1433 H, permohonan maaf lahir batin yang tulus kepada para tamu yang datang. Ia berharap agar suasana yang fitri ini tidak hanya hadir pada saat ini saja, namun bisa dihadirkan setiap saat sehingga penyakit hati dalam diri manusia akan hilang dan berganti menjadi ketenteraman hati, ketenangan jiwa dan tercipta ukhuwah islamiyah baik di kantor maupun masyarakat yang pada gilirannya akan memunculkan kesalehan individu dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Hendro juga menyampaikan bagaimana perkembangan organisasi Ditjen Perbendaharaan terkini kepada para pensiunan yang hadir, dimana pada akhir tahun ini seluruh KPPN akan menjadi KPPN Percontohan. Acara halal bi halal ini merupakan kali kedua setelah pada tahun yang lalu (1432 H) juga mengundang para pensiunan Ditjen Perbendaharaan khususnya eks lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Yogyakarta. Halal bi halal yang berlangsung dengan meriah namun khidmat tersebut diisi dengan ceramah agama yang menghadirkan penceramah dr. H. Probosuseno, SpPD, K-Ger, FINASIM yang sehari-harinya bertugas di RS Dr. Sardjito Yogyakarta dengan tema “Kesehatan dikaitkan dengan Agama.”

Dalam ceramahnya, Probosuseno menyampaikan bahwa puasa amat sangat baik ditinjau dari sudut agama maupun kesehatan, karena dengan puasa akan mengendalikan seluruh aktivitas jasmani tubuh, baik perut, pandangan mata, pendengaran maupun aktivitas jiwa menjadi lebih sabar dan peka dengan sesama makhluk. Lebih lanjut menurut beliau ada 3 jenis bengkok hati, yaitu :
1. Bengkok telo yaitu orang yang bengkok hatinya tetapi jika dinasehati/diluruskan akan mudah patah (mutung=ngambek) dan sebagainya, menghadapi orang ini harus dengan pendekatan yang hati-hati dan bijaksana;
2. Bengkok rotan yaitu orang yang bengkok hatinya dan jika dinasehati secara biasa akan kembali bengkok, bisa lurus jika dibakar yaitu antara lain dengan ibadah bulan puasa (ramadhan=bulan pembakaran);
3. Bengkok besi adalah tipe bengkok hatinya orang yang cerdas, susah untuk diluruskan kecuali dengan nasehat yang cerdas pula, dan ketika sudah lurus dia akan istiqomah

Menurutnya, ada 4 ciri dari orang yang BAIK, yaitu Bermanfaat bagi sesama, mau Berubah kearah yang lebih baik, gemar memBaca, Beri contoh nyata dan Biasakan aktivitas yang berulang-ulang, Badan sehat agar bisa membuat kebaikan yang lebih banyak dan lama; Agama dijadikan landasan dalam menjalani hidup ini, dengan 10 S (Syahadat, sholat, syukur, sabar, shodaqoh, shoum, silaturahim, serah diri pada Allah, syiar dan santun); Ilmu yang semakin bermanfaat, dengan cara selalu membaca, mendengar, tulis, lihat dan praktekkan, disertai dengan Itqan yaitu melakukan tugas dengan kualitas terbaik; Konsisten= istiqomah, yaitu dengan senantiasa berdoa, sholat tahajud, puasa dawud dan mencari lingkungan yang baik.

Acara halal bi halal dilanjutkan dengan ramah tamah diiringi lantunan lagu-lagu nostalgia yang dipersembahkan oleh para pegawai maupun para pensiunan. Nampak kegembiraan dan keharuan di wajah para pensiunan karena bisa berjumpa dan bersilaturahim dengan sesama, yang diluar waktu tersebut mungkin sulit untuk dapat bertemu. Inilah wujud penghargaan dari jajaran Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta kepada para pendahulunya, para pahlawan organisasi ini, seraya berharap agar silaturahim ini membawa kesucian bagi kita semua dan semoga bisa berjumpa kembali di silaturahim yang akan datang. Amin

Oleh : Arief R - Kontributor Kanwil Yogyakarta

Berita Nusantara Lainnya

“SETELAH DITUNGGU CUKUP LAMA, AKHIRNYA DATANG JUGA”
Anggaran Terserap Efektif, Efisien, Tepat Sasaran, dan Berdampak Signifikan Terhadap Kesejahteraan Masyarakat
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali Bangun Sinergi Bersama Delapan Kepala Daerah
KPPN Medan I Budayakan Service Excellent
Membangun Sinergi di Pulau Yamdena, KPPN Saumlaki Gelar Sosialisasi
Tidak ada komentar tentang artikel ini
Semua Komentar tidak langsung ditampilkan tetapi melalui penyuntingan.
Nama :
Email :
Judul Komentar :
Isi Komentar :
Kode : Security Code [ Barui kode ]
Tuliskan Kode :
Penting: Semua Harus diisi.
  © 2007 - 2013 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia