Jumlah Pengunjung :
18,461,919
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


TRANSFORMASI KANWIL KONVENSIONAL MENJADI KANWIL DENGAN LAYANAN UNGGULAN
Kamis, 4 Februari 2010 | Oleh: kukun98 () | 3262 x dibaca

Liputan Soft Launching Pelaksanaan SOP Layanan Unggulan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah
Palu
, perbendaharaan.go.id - Hari pertama bulan Februari 2010, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah menggelar soft launching pelaksanaan Standard Operating Procedures (SOP) Layanan Unggulan tingkat kanwil.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Bapak Bjardianto Pudjiono mengatakan bahwa salah satu peranan Kanwil Ditjen Perbendaharaan pada era reformasi birokrasi tingkat Kementerian Keuangan adalah peningkatan kinerja dan pelayanan unggulan yang berkelanjutan kepada stakeholders. Selain itu, papar beliau, pelayanan yang diberikan juga dibingkai dalam prinsip dasar layanan yakni transparan, norma waktu yang jelas, akuntabel, serta tanpa biaya. " Dengan prinsip layanan dan dengan dilengkapi budaya kerja yang baik melalui penerapan spirit 5 C yaitu : Citra positif, Cekatan, Cermat, Cepat dan Cerdas, layanan ini diharapkan menjadi terobosan baru dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada stakeholders," ungkapnya.


Sebagai institusi pembina, tugas pokok dan fungsi Kanwil Ditjen Perbendaharaan antara lain memberikan pelayanan di bidang penelaahan dan pengesahan DIPA di daerah, pengesahan revisi DIPA, penyelesaian dispensasi UP / TUP, dan rekonsiliasi LKPP tingkat wilayah.


"Konsep layanan unggulan yang yang diterapkan di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah adalah dengan pembentukan pusat layanan terpadu (service center), pola kerja dilaksanakan secara one stop service, didukung dengan desain layout yang mendukung, berprinsip zero error (tidak ada kesalahan,red) serta pelayanan dengan prinsip zero cost (tanpa biaya,red)." tegas pria yang pernah menakhodai bagian Pengembangan Pegawai Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan ini.

Tidak sampai disitu, Bapak Bjardianto Pudjiono juga menegaskan bahwa pusat layanan terpadu merupakan frontliner (gugus depan layanan) yang terdiri dari petugas-petugas yang mempunyai kompetensi mumpuni dalam bidangnya masing-masing. Sedangkan untuk layout pada front office sengaja didesain untuk mencegah terjadinya kontak personal antara stakeholders dengan petugas di Middle Office dan Back Office. Hal ini dilakukan agar peluang terjadinya gratifikasi menjadi tertutup. Sementara itu, untuk mencapai prinsip pelayanan zero error, maka seluruh pegawai diharapkan terus melakukan peningkatan kompetensinya, baik soft competency maupun hard competency. Salah satunya yakni dengan memanfaatkan mini Treasury Learning Center (TLC) yang terintegrasi dengan perpustakaan, clinic konsultasi perbendaharaan dan tempat penelaahan revisi DIPA.


Adapun Layanan unggulan yang ditawarkan Kanwil Sulawesi Tengah adalah percepatan penyelesaian pekerjaan. Jika untuk pengesahan revisi DIPA sebelumnya selesai dalam 5 hari, maka sejak dilaunchingnya layanan unggulan waktunya dipangkas hanya menjadi maksimal 3 hari. Begitu juga dengan dispensasi UP dan TUP yang harus selesai dalam 1 hari, rekonsiliasi maksimal 1 jam dengan syarat jumlah satker pada UAPPAW maksimal 3 UAKPA, 1 hari jika jumlah UAKPA maksimal 10 dan 2 hari untuk jumlah UAKPA lebih dari 10. Tentunya pelayanan diatas juga tidak lepas dari kebenaran data serta kelengkapan dokumen yang diterima oleh Kanwil.

Pembenahan tidak hanya dilakukan pada segi fisik, segi non fisik pun terus dipoles. Dimulai dengan melakukan pakta integritas antara jajaran Kanwil dengan stakeholders terkait layanan unggulan yang akan diberikan pada tanggal 15 januari 2010, dilakukan juga pembenahan SDM internal Kanwil melalui bimbingan soft competency yang dilangsungkan pada kamis (28/1) lalu. Mengambil tempat di aula Kanwil, acara yang dihadiri oleh seluruh pegawai tersebut diisi materi Service Excellent dan Kepatuhan Internal (Internal Compliance) oleh narasumber tunggal yakni Bapak Bjardianto Pudjiono.


Untuk Saat ini, langkah yang sedang dilakukan kanwil adalah membentuk 2 (dua) tim untuk Persiapan Pelaksanaan SOP Kanwil dengan layanan unggulan dan Pemantauan Pelaksanaan SOP Percontohan pada KPPN Non Percontohan.
Demikianlah step by step rangkaian upaya sebagai mata rantai yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan Kanwil dengan layanan unggulan. Di depan masih terbentang langkah-langkah lain yang harus ditempuh untuk memberikan layanan unggulan kepada stakeholder.


Laporan : Joko dan Rian ( Kontributor Kanwil DJPBN Sulteng)

Berita Berita Terkini Lainnya

Menkeu Melantik Tiga Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Baru
Empat KPPN segera bersertifikat ISO 9001:2008
Strategy Cascading Refresh Training Ditjen Perbendaharaan Tahun 2014
Pengelola TIK Ditjen Perbendaharaan Menjadi “The Man Behind The Gun”
Sekretaris Ditjen Perbendaharaan: "Sebanyak 1.683 paket pekerjaan pengadaan barang/jasa, dengan total pagu sebesar Rp284,57 milyar di laksanakan di tahun 2014."
  © 2007 - 2014 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia