Jumlah Pengunjung :
18,348,685
Terbanyak:
68,297
(Selasa, 2 Nopember 2010)
( lengkap )


Mensinergikan KPPN Kudus, Satuan Kerja dan 4 Bank Operasional I
Jumat, 22 Maret 2013 | Oleh: redaksi () | 2851 x dibaca

Workshop Tata Cara Penyaluran Dana Dalam Rangka Pelaksanaan APBN
Kudus, perbendaharaan.go.id –
KPPN Kudus menggelar acara workshop Tata Cara Penyaluran Dana Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) satuan kerja lingkup KPPN Kudus, Kamis (21/2), di Hotel Griptha.

Acara dibuka secara langsung oleh Kepala KPPN Kudus, Saritano.  Dalam sambutannya ia menghimbau kepada pengelola keuangan satker yang hadir untuk memulai penyerapan anggaran dari sekarang agar realisasi tidak menumpuk di akhir tahun anggaran. Saritano juga berharap agar tidak ada lagi ada retur SP2D akibat kesalahan rekening.

kudusDalam kesempatan tersebut, Selain dihadiri dua orang dari 104 satuan kerja lingkup KPPN Kudus, acara workshop juga dihadiri perwakilan dari empat bank operasional I mitra kerja yaitu : Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank BTN cabang Kudus. Dengan demikian, permasalahan satuan kerja terkait dengan bank operasional I mendapat tindak lanjut dari perwakilan bank operasional I yang hadir.

Materi yang disampaikan terdiri dari 3 sesi dari KPPN Kudus dan 4 sesi disampaikan oleh masing-masing bank. KPPN Kudus menyampaikan PMK-190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, disampaikan oleh Maitimu Alfret, Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK-14/PMK.05/2013 tentang Penyaluran Dana Surat Perintah Pencairan Dana dalam Rangka Implementasi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara disampaikan oleh Sudarsih dan Materi Penatausahaan Kas dan Penyusunan LPJ Bendahara Instansi oleh Sri Isnaeni.

Perwakilan bank yang hadir dalam acara workshop menyampaikan program-program mereka dalam mengelola retur dan menghindari retur sp2d. Komunikasi dan koordinasi merupakan salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah retur. Masing-masing bank operasional memberikan contact person yang dapat membantu segala permasalahan berkaitan dengan pencairan SP2D maupun penerimaan Negara di bank mitra kerja KPPN Kudus.

Setelah perwakilan bank operasional menyampaikan paparannya, Kepala KPPN Kudus mengumumkan satuan kerja berprestasi berdasarkan 2 kategori:
ok


 


 


 


 


 


 


 


Sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan kerja tersebut KPPN Kudus memberikan kartu MURIA (MUdah, Ramah, dan tanpa bIayA). Dengan kartu Muria ini, petugas satker memiliki prioritas, yaitu: tanpa antri pada semua layanan di KPPN Kudus dan bebas memilih petugas di front office.

Di akhir acara di sediakan waktu khusus untuk Forum Discussion Group (FDG) antara KPPN Kudus, satuan kerja dengan Bank Operasional I mitra kerja KPPN Kudus, dengan moderator Saritano yaitu untuk membahas permasalahan terkait pencairan anggaran dari tingkat satuan kerja ke KPPN Kudus sampai dengan pencairan anggaran di Bank Operasional I dan membahas permasalahan di Satuan Kerja.


 


oleh : kontributor KPPN Kudus

Berita Nusantara Lainnya

KPPN Medan I Siaga Satu “Mengawal Piloting SPAN”
Rakorev Kegiatan Pembangunan Dana APBN/APBD Triwulan II Provinsi Gorontalo
Focus Group Discussion Evaluasi Penerapan Perencanaan Kas G-2
Sinergi Dalam Proyeksi Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi
Komitmen Bersama dalam Mewujudkan Kemandirian Fiskal di Sulawesi Tenggara
Tidak ada komentar tentang artikel ini
Semua Komentar tidak langsung ditampilkan tetapi melalui penyuntingan.
Nama :
Email :
Judul Komentar :
Isi Komentar :
Kode : Security Code [ Barui kode ]
Tuliskan Kode :
Penting: Semua Harus diisi.
  © 2007 - 2014 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
  Kementerian Keuangan Republik Indonesia